Tips Membuat Katalog Produk untuk Keperluan Marketing

Rabu, 05 Juli 2017

Anda seorang ahli SEO? Sudah memiliki toko online, handal dalam pemasaran online dan saat ini memiliki produk unggulan? Jika Anda masih bertanya kurang apa lagi, maka kami akan menyarankan Anda untuk segera membuat katalog produk. Ya, mungkin ini agak terdengar sepele namun percayalah ada banyak sekali kegunaan dari katalog produk. Katalog sendiri aslinya berarti daftar koleksi sebuah pusat dokumentasi dan bisa berbentuk lembaran, buku, kartu dan saat ini tentu saja sudah berbentuk virtual karena ada dalam komputer.

Jadi sebuah katalog khususnya dalam bentuk virtual merupakan lembaran yang berisi daftar produk-produk Anda. Ini berfungsi untuk memudahkan calon konsumen untuk melihat satu per satu produk Anda serta mengetahui bagaimana spesifikasi maupun harga produk tersebut.

Katalog produk tentu berbeda dengan katalog jenis lain.  Bagi Anda yang masih kebingungan membuat katalog produk, berikut ini kami berikan tips membuat katalog untuk keperluan marketing:

1. Foto jelas

Katalog biasanya berbentuk susuan foto masing-masing produk sampai berurutan. Jadi foto yang awalnya memiliki ukuran besar pastinya harus Anda perkecil. Nah, dengan mengecilkan resolusi foto tentu saja akan kurang terlihat maksimal, sehingga Anda benar-benar menggunakan kamera berkualitas untuk menghasilkan foto yang tetap terlihat jelas meski dalam ukuran kecil.

Lagipula dalam dalam dunia marketing Anda harus menghasilkan foto yang benar-benar layak dilihat. Dengan foto yang kurang jelas membuat calon konsumen kurang tertarik dengan produk Anda.

2. Latar belakang putih

Lihatlah pada katalog dari brand-brand terkenal, mereka menghadirkan foto yang jelas dan semakin jelas karena menggunakan latar belakang putih. Ya, saat memotret produk pastikan Anda menggunakan latar belakang atau background berwarna putih.

Dengan warna lain atau penggunaan backrground bertekstur justru akan membuat katalog terlihat semakin ‘ramai’ dan kurang jelas. Jika Anda tidak percaya, silahkan buka di Google dengan kata kunci produk. Maka sebagian besar katalog menggunakan latar belakang putih.

3. Buat petak merata

Jangan sembarangan membuat petak katalog, pastikan Anda membuat kolom dengan sisi dan ukuran sama. Terserah berapa petak yang akan dibuat, namun yang pasti dengan petak dengan sisi dan ukuran sama akan membuat orang lebih nyaman melihatnya. Penggunaan garis pemisan antar petak juga tidak harus tebal, cukup garis tipis tetapi terlihat jelas memisahkan antar produk. Petak dengan ukuran yang tidak sama justru akan terlihat kacau. Jika ada yang memang harus lebih besar, setidaknya Anda mendesainnya semenarik mungkin.

4. Katalog per kategori

Inilah tips yang paling penting dan harus benar-benar Anda perhatikan. Pastikan satu katalog memuat produk dengan kategori sama. Sebagai contoh toko online Anda menjual produk elektronik, maka Anda harus membuat katalog kamera sendiri yang khusus memuat daftar produk kamera. Kemudian yang lain katalog radio dimana Anda harus memuat daftar produk radio keseluruhan. Mencampur adukan produk dalam satu katalog adalah ide yang sangat buruk dan memperlihatkan Anda adalah orang yang tidak professional.

5. Spesifikasi singkat


Buatlah spesifikasi singkat pada setiap kolom katalog. Mengapa hanya spesifikasi singkat? Tentu saja, karena katalog memiliki keterbatasan besaran lembar. Cukup tuliskan spesifikasi singkat yang dianggap penting, karena jika harus diisi spesifikasi lengkap tentu akan membuat katalog penuh sesak dengan tulisan-tulisan.

Sebagai contoh, untuk katalog produk sepatu cukup tulis saja merek, ukuran, ketersediaan warna, dan jenis yang tersedia. Atau untuk smartphone, cukup tulis merek, jenis kamera, ukuran fisik, dan beberapa fitur yang dianggap penting.

6. Tampilkan harga

Satu lagi yang paling penting adalah menampilkan harga dengan jelas. Tidak harus dengan angka font yang besar, namun harus jelas. Setiap katalog tanpa keterangan harga, tentu akan membingungkan calon pembeli. Dengan menampilkan harga pada setiap kolom, calon pembeli akan membandingkan harga produk satu dan produk lainnya. Membuat mereka tidak harus bertanya-tanya lagi kepada Anda.

7. Sebar katalog

Katalog produk tidak hanya dipasang pada toko online saja. Anda bisa memanfaatkan untuk pengiklanan di forum jual beli atau bahkan bisa dicetak berbentuk brosur untuk pemasaran offline.



00.43